Anak Anda Tantrum? Beginilah Cara Mengatasinya

Tantrum, keadaan anak ketika sedang meluapkan emosinya dengan cara menangis kencang, marah-marah, guling-guling di lantai, hingga melempar barang. Kondisi ini yang membuat anda menjadi stres dan bingung bagaiman cara menenangkannya dan menanganinya. Sifat ini sangat normal dialami pada anak-anak selama masa tumbuh kembang anak.

Penyebab tantrum biasanya disebabkan karena anak kurang mampu untuk mengatakan suatu hal, yang akhirnya mengekspresikan perasaannya dengan marah, berteriak dan menangis. Bisa juga karena masalah psikologis anak itu sendiri.

Tantrum juga bisa menjadi sebuah kesempatan anak untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan si anak. Jika kondisi ini terus dibiarkan akan berdampak buruk pada pertumbuhan anak. Berikut ini cara mengatasi anak tantrum .

  1. Tetap tenang
    Ketika anak tantrum, sebisa mungkin anda harus tenang dalam menghadapinya. Dengan kita bersikap tenang membuat si kecil mudah untuk diatasi. Berbeda jika anda menanganinya dengan kembali marah dan berteriak. Anak akan semakin menjadi-jadi dan unjung nya menjadi sulit untuk menanganinya dan merendahkannya.
  2. Abaikan anak sampai lebih tenang
    Cara lainnya bisa dengan anda mengabaikan apapun yang sedang dilakukan anak yang sedang tantrum. Dengan memberikan waktu anak untuk mengeluarkan semua amarahnya. Setelah anak tenang barulah anda mendekatinya, bertanya apa yang diinginkannya. Dari tenangnya anak, cobalah untuk menjelaskan ketika anak mengungkap sesuatu sebaiknya mengatakannya. Dengan begitu anda tidak perlu capek-capek untuk menenangkannya.
  3. Jangan memukul anak
    Dalam menangani anak tantrum, janganlah dilawan dengan kekerasan. Kenapa? Karena semua masalah jika di selesaikan dengan kekerasan itu tidak baik, begitu juga dengan anak tantrum. Sebaiknya, tenangkan anak tantrum dengan bersabar dan tidak emosi.
  4. Jangan menyerah atau alihkan perhatiannya
    Anak kecil sangat mudah melupakan sesuatu dan umumnya sangat menyukai hal baru dalam hidupnya. Dengan cara ini anda bisa memanfaatkannya dengan mengalihkan perhatiannya saat tantrum. Contoh, saat ank tantrum, cobalah anda memberikan makanan yang sangat disukainya.

    Dalam mengurus dan mendidik anak bukanlah pekerjaan yang mudah bagi orang tua. Harus butuh kesabaran, ketelatenan dan keterampilan yang penuh dalam melakukan hal tersebut. Sebagai orang tua harus tetap semangat dan jangan sampai dalam mendidik anak sampai menggunakan kekerasan.