Apa Sih Alasan Penyebab Anak Tidak Percaya Diri?

Ada beberapa faktor yang dapat memicu anak menjadi kurang percaya diri. Padahal percaya diri sangalah penting bagi masa depan dan perkembangan si kecil. Jika si kecil tumbuh dengan sosok yang pendiam, pemalu dan kurangnya jiwa sosial akan memperburuk keadaan dirinya sendiri. Tanpa kita sadari sebagai orang tua ada beberapa faktor atau kebiasaan yang membuat si kecil jadi minder dan tidak percaya diri. Apa saja itu, mari simak dibawah ini.

  1. Kebiasaan memarahi anak
    Semakain kita sering memarahi anak atau bahkan memarahi anak ditempat umum, justru membuat anak menjadi semakin tertekan dan malu. Dengan sikap yang kita berikan seperti ini pada anak, bukan membantu memperbaiki sikap si kecil yang salah, melainkan akan mengganggu psikologi si kecil. Makanya keseringan memarahi si kecil menjada salah satu faktor anak menjadi pendiam dan kurang percaya diri.

  2. Pengaruh sikap kurang percaya diri yang diberikan orang tua
    Tahu tidak bahwa sikap orang tua yang kurang percaya akan dirinya bisa berpengaruh pada sikap si kecil juga. si kecil akan ikut terbawa menjadi sosok anak yang kurang percaya diri. Alangkah baiknya jika kita mengubah sikap tersebut menjadi orang tua yang bisa tampil dengan percaya diri.

    Kita bisa mengintropeksi diri kita dengan bertanya pada diri kita apa yang membuat kita tidak percaya diri. Dengan mengubah kepribadian kita, anak akan mengikuti dan mencontohkan sikap percayaan diri tersebut.

  3. Terlalu sering diremehkan
    Suatu hal yang mungkin belum bisa si kecil lakukan atau sebuah kegagalan yang sedang menghampirinya. Bukan berarti si kecil itu payah atau tidak mampu untuk melakukannya, hanya saja kemampuan yang dimilikinya belum mampu untuk mencapai hal tersebut. Meremehkan, mungkin kebanyakan diantara kita melakukan hal tersebut pada anak memiliki niat yang baik yaitu agar si kecil menjadi lebih berusaha lagi di kemudian hari.

    Padahal dengan sikap suka meremehkan kemampuan si kecil justru membuatnya semangatnya dan percaya dirinya menjadi menurun dan psikologi si kecil menjadi semakin buruk. Alangkah baiknya jika kita memberikan motivasi, dukungan dan semangat untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dan mengembalikan semangatnya kembali.

  4. Sering dilarang
    Keseringan melaranag si kecil melakukan hal yang ingin dia lakukan, membuat si kecil merasa tidak nyaman, selalu tertekan, dan tidak merasa bebas. Biasanya kita suka melarang anak untuk melakukan segala aktivitas diluar rumah bersama teman-temannya.

    Padahal membiarkan anak untuk bermain bersama temannya justru membuat si kecil menjadi mudah untuk berinteraksi dengan orang lain, mengembangkan daya pikirnya dan masih banyak lagi. Jika kita selalu menuntut dan melarang si kecil, kepercayaan dalam diri menjadi menurun dan anak akan tumbuh sebagai sosok yang sulit untuk berinteraksi dengan banyak orang.

  5. Melihat Kekurangan yang ada pada diri si kecil
    Fisik setiap orang itu pasti berbeda-beda, ada yang kurus, gemuk, pendek, dan lain sebagainya. Dengan memiliki fisik yang mungkin kurang, menjadikan hal tersebut sebuah ejekan dan pembicaraan orang-orang di sekitarnya.

    Perlu kita ketahui bahwa mengejek fisik seseorang itu dapat membuat perasaan seseorang itu menjadi sakit dan percaya dirinya akan menghilang karena hal tersebut. Jika hal tersebut sering didapatkan pada si kecil, akan membuatnya menjadi minder dan tidak percaya diri saat tampil di tempat umum atau banyak orang.

Itulah beberapa faktor yang membuat kepercayaan diri si kecil menghilang. Kita sebagai orang tua harus terus mendampingi dan menyemangati si kecil supaya si kecil tumbuh menjadi sosok yang percaya diri, berani dan mudah untuk berinteraksi dengan orang lain.