Dari banyaknya hal yang biasa orang tua khawatirkan pada anak, salah satunya ialah berfikir bagaimana menjaga dan melindungi anak dari orang-orang jahat. Dari kesibukan yang tidak begitu sedikit orang tua tidak bisa menggawasi anaknya 24 jam full, hal itu yang membuat kedekatan orang tua dan anak menjadi jauh. Agar orang tua tenang dengan masalah ini, mengajarkan kepada anak cara melindungi diri. Sebab, kejahatan zaman sekarang tidak pernah memandang kapan, dimana dan siapapun itu. Berikut ini beberapa cara mengajarkan pada untuk melindungi dirinya.
- Kenalkan anggota tubuh
Setiap orang begitu pun anak-anak pasti memiliki anggota tubuhnya masing-masing. Yang dimana pasti berbeda-beda, ada yang lengkap dan ada juga yang memiliki kekurang. Anggota tubuh juga memliki fungsinya masing-masing, dimana anak harus tahu apa saja fungsinya tersebut. Orang tua yang harus menjadi orang pertama yang mengajarkan dan memberitahu hal tersebut. Supaya anak tidak mencari hal tersebut pada orang lain, takutnya akan membahayakan diri anak itu sendiri. - Sampaikan batasan
Masalah yang paling sensitif dan harus ada batasannya ialah menjaga anggota tubuh pribadi. Ajarkan sedini mungkin pada anak untuk tidak membuka pakaian sembarangan yang dapat dilihat orang lain maupun keluarga sekaligus. Selain itu, juga beritahu jika siapa pun tidak boleh menyentuh bagian tubuh yang sensitif. Agar bahaya tidak menghampiri dirinya serta mengajrkan juga untuk menghormati tubuh orang lain. - Ajarkan anak untuk berani mengatakan “tidak”
Anak-anak kerap dianggap sebagai sosok manusia yang baik dan mudah percaya. Makanya, katakan pada anak untuk berani mengatakan tidak pada orang yang tidak kenal yang mengajak atau memberikan makanan. - Ajarkan cara melawan
Ketika anak berada dalam situasi yang berbahaya, anak harus berani untuk melawan. Dengan kita mengajarkan bagaimana cara melawan, yakni seperti berlari ataupun berteriak anak akan terhindar dari perilaku kejahatan tersebut. - Terbuka dengan orang tua
Tidak sedikit anak pernah menjadi korban bullying ketika di sekolah. Sayangnya, pasti anak tidak akan bernai untuk mengatakan hal tersebui pada orang tuanya karena rasa takut dan ancaman yang diberikan temannya. Padahal dengan terbuka menjadi salah satu cara anak untuk melindungi dirinya. Jika anak sudah berani untuk mengatakan segala hal kepada orang tuanya, berarti anak sudah merasa nyaman dan percaya sepenuhnya pada orang tuanya.
Hampir semua orang pasti tidak bisa selalu menjaga anaknya seharian full. Tapi dengan anda sudah mengajarkan pada anak cara melindungi diri, rasa khawatiran orang tua menjadi lebih tenang. Tapi anda jangan menghandalkan hal tersebut saja, mengawasi dan memastikan anak baik-baiknya saja itu juga harus anda perhatikan.