Cara Menghentikan Kebiasaan Phubbing Pada Anak

Tidak dapat dipungkiri, anak-anak generasi sekarang tidak bisa hidup tanpa adanya gadget di hidupnya. Memang gadget sangat membantu kita dalam mencari informasi, pengetahuan dan masih banyak lagi di gadget. Sayangnya, dampak terlalu sering bermain atau menggunakan gadget sangat tidak baik terutama pada anak-anak. Kenapa? Karena dapat menyebabkan kebiasaan phubing pada anak-anak.

Sebelumnya apa sih phubbing itu? Phubbing ialah singkatan dari phone dan snubbing yang artinya mengabaikan kehadiran atau kedatangan orang lain karena keasikan bermain ponsel atau gadget lainnya. Yang membuatnya lebih fokus terhadap gadget dibandingkan untuk fokus mendengarkan atau mengombrol dengan orang.

Sebagai orang tua, sangat penting untuk menghilangkan kebiasaan phubbing ini dalam diri anak-anak. Dimana jika tidak, anak akan mendapatkan beberapa dampak negatif bagi dirinya. Lalu apa saja cara yang pas untuk membantu mengatasi kebiasaan phubing pada anak. Mari simak dibawah ini.

  1. Introspeksi diri anda sendiri
    Ketika anda sedang merasa kesal atau kecewa karena sering diabaikan oleh anak yang terlalu fokus ke ponsel, cobalah untuk introspeksi diri anda terlebih dulu. Bisa jadi perilaku yang anak berikan tersebut dilihat atau ditiru dari kebiasaan yang tanpa anda sadari juga dilakukan pada anak.

  2. Tegur anak
    Menegur anak secara lembut, bisa dengan anda mengatakan bahwa yang ada dihadapan atau nyata yang sedang berinteraksi dengan anak haruslah direspon dengan baik. Sedangkan apapun yang ada di dalam gadget dapat di berhenti dulu. Jangan lupa untuk selalu ingatkan pada anak untuk tidak mengabaikan orang lain terutama anda.

  3. Minta mereka memikirkan perasaan korban phubbing
    Coba ajaklah anak untuk berdiskusi tentang bagaimana perasaan mereka ketika kita abaikan dengan terlalu fokus dengan gadget yang kita sedang meinankan. Sampaikan bahwa hal tersebut tentu sangat tidak menyenangkan dan membuat hati kita menjadi sedih sedih karena diabaikan.

  4. Buatlah sebuah aturan
    Cobalah untuk memberikan batasan penggunaan gadget pada anak. Misal, dalam sehari anak hanya diperbolehkan untuk bermain gadget diluar jan sekolah online selama satu jam perharinya. Dan tegaskan pada anak untuk tidak mengaktifkan ponsel selama bersama keluarga. Gunakanlah waktu-waktu bersama keluarga tersebut untuk membangun koneksi dan ikatan antara anak, orang tua dan saudara lainnya. Agar hubungan keluarga menjadi harmonis.

  5. Ruangan bebas gadget
    Tidak hanya soal waktu saja yang harus dibatasi, di dalam rumah juga harus ada beberapa tempat yang memang disetting dengan peraturan dilarang untuk menggunakan gadget. Misalnya didalam ruang keluarga dan ruang makan. Biasakan untuk tidak menggunakan dan bermain gadget didalam ruang tersebut. Gunakanlah tempat dan waktu tersebut untuk meninggaktan kualitas kebersamaan dengan keluarga.

Ingatlah untuk selalu melakukannya secara konsisten. Selain anak yang harus memeantuhi segala aturan yang ada di dalam rumah, anda juga sebagai orang tua juga harus menjalankan segala peraturan yang sudah disepakati tersebut. Supaya anak dapat mencontohkan perilaku yang positif dari anda.