
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak hebat di Rumah Anak Bisa dan #SobatRAB!
Idul Adha sebentar lagi tiba! Pasti kalian sudah sering mendengar tentang qurban, kan? Qurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT dan dicontohkan langsung oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW. Nah, di artikel ini, kita akan belajar bersama tentang jenis-jenis hewan qurban, bagaimana memilih hewan yang tepat, dan cara pembagian daging qurban yang benar menurut ajaran Islam. Yuk, kita mulai perjalanan seru ini!
1. Apa Itu Qurban?
Qurban adalah ibadah menyembelih hewan ternak pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Perintah qurban tercantum dalam Al-Qur’an: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)
Allah juga berfirman: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizqikan Allah kepada mereka…” (QS. Al-Hajj: 34)
Para ulama sepakat bahwa qurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah), bahkan sebagian ulama mewajibkannya bagi yang mampu.
2. Hewan Apa Saja yang Boleh Dijadikan Qurban?
Allah SWT telah menentukan jenis hewan yang boleh dijadikan qurban, yaitu hewan ternak yang disebut Bahimah al-An’aam. Menurut para ulama dan berdasarkan QS. Al-Hajj: 34, hewan qurban meliputi: Kambing (termasuk domba dan biri-biri), Sapi (termasuk kerbau), Unta
Hewan selain itu, seperti ayam, kelinci, atau burung, tidak sah untuk dijadikan qurban.
Kriteria Hewan Qurban yang Baik
Agar qurban diterima Allah, hewan yang dipilih harus memenuhi syarat-syarat berikut:
1. Sehat dan Tidak Cacat
Hewan qurban harus sehat, tidak sakit, tidak cacat, tidak buta, tidak pincang, dan tidak kurus kering. Rasulullah SAW bersabda: “Ada empat cacat yang tidak boleh ada pada hewan qurban: buta sebelah yang jelas, sakit yang jelas, pincang yang jelas, dan kurus yang tidak berlemak.” (HR. Abu Dawud)
2. Cukup Umur
- Unta: Minimal 5 tahun dan masuk tahun ke-6
- Sapi/Kerbau: Minimal 2 tahun dan masuk tahun ke-3
- Kambing/Domba: Minimal 1 tahun atau minimal 6 bulan untuk domba jika sulit mendapatkan yang 1 tahun
3. Hewan Jantan atau Betina
Tidak ada larangan khusus soal jenis kelamin, baik jantan maupun betina boleh dijadikan qurban2.
4. Diperoleh dengan Cara Halal
Hewan harus dibeli atau dimiliki dengan cara yang halal dan bukan hasil curian3.
3. Bagaimana Cara Memilih Hewan Qurban yang Benar?
Berikut tips memilih hewan qurban sesuai syariat Islam:
- Pilih hewan ternak yang sehat, lincah, dan tidak cacat.
- Pastikan umur hewan sesuai ketentuan.
- Pilih hewan dari peternakan atau penjual yang terpercaya dan memperhatikan kebersihan kandang.
- Jangan lupa, niatkan qurban karena Allah, bukan karena ingin dipuji orang lain!310
4. Siapa Saja yang Boleh Berqurban?
Setiap muslim yang mampu secara ekonomi dianjurkan untuk berqurban. Bahkan, menurut para ulama, qurban juga boleh dilakukan untuk anak-anak yang belum baligh, dan pahalanya akan diberikan kepada anak tersebut1. Orang tua boleh meniatkan qurban atas nama anak-anak mereka.
5. Bagaimana Cara Pembagian Daging Qurban?
Setelah hewan disembelih, daging qurban harus dibagikan secara adil dan sesuai syariat. Berikut penjelasannya:
A. Pembagian Menurut Sunnah
Daging qurban dibagi menjadi tiga bagian:
- Sepertiga untuk keluarga yang berqurban (shohibul qurban)
- Boleh dimakan sendiri, disimpan, atau diolah.
- Sepertiga untuk kerabat, tetangga, dan sahabat
- Untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.
- Sepertiga untuk fakir miskin
- Prioritas utama adalah mereka yang membutuhkan.
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk membagi semua daging qurbannya kepada orang-orang miskin.
(HR. Muslim).
B. Boleh Lebih Fleksibel
Jika ingin menyedekahkan seluruh daging kepada fakir miskin, itu juga diperbolehkan dan sangat dianjurkan46. Dalam fatwa ulama, pembagian bisa lebih atau kurang dari sepertiga, yang penting tidak seluruhnya untuk diri sendiri.
C. Tidak Boleh Dijadikan Upah
Daging qurban tidak boleh diberikan sebagai upah kepada tukang jagal. Upah harus diberikan dari uang, bukan dari bagian daging qurban6.
6. Siapa Saja yang Berhak Menerima Daging Qurban?
- Fakir dan miskin: Mereka yang sangat membutuhkan adalah prioritas utama.
- Kerabat, tetangga, dan sahabat: Termasuk yang mampu, untuk mempererat tali persaudaraan47.
- Shohibul qurban: Orang yang berkurban dan keluarganya boleh mengambil sebagian daging.
7. Hikmah dan Nilai Qurban untuk Anak Muslim
A. Meneladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Kisah qurban mengajarkan kita tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan. Nabi Ibrahim AS bersedia menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, karena taat pada perintah Allah. Namun, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba. Dari sinilah ibadah qurban dimulai.
B. Mengajarkan Kepedulian dan Berbagi
Qurban mengajarkan kita untuk berbagi rezeki dengan orang lain, terutama yang membutuhkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah kamu beriman sebelum kamu mencintai untuk saudaramu apa yang kamu cintai untuk dirimu sendiri.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
C. Mempererat Silaturahmi
Dengan qurban, kita bisa berbagi daging dengan tetangga, kerabat, dan teman, sehingga hubungan persaudaraan semakin erat.
8. Kegiatan Qurban di Rumah Anak Bisa
Di Rumah Anak Bisa, setiap tahun kita bersama-sama belajar tentang qurban, mulai dari mengenal hewan qurban, menyaksikan proses penyembelihan, hingga membantu membagikan daging kepada yang membutuhkan. Kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk peduli, berbagi, dan bersyukur atas nikmat Allah.
Jangan lupa, setiap kegiatan qurban di Rumah Anak Bisa selalu seru dan penuh kebersamaan! Yuk, bagikan pengalaman kalian di media sosial dengan tagar #RumahAnakBisa dan #SobatRAB agar semakin banyak teman yang terinspirasi untuk berbuat baik.
9. Pesan Ulama tentang Qurban
Para ulama seperti Imam Syafi’i dan Imam Malik menegaskan bahwa qurban adalah sunnah muakkadah, sangat dianjurkan bagi yang mampu9. Imam Al-Ghazali juga berpesan:
“Didiklah anak-anakmu dengan akhlak yang baik dan kebiasaan beribadah, karena mereka adalah generasi penerus agama.”
10. Tips Agar Semangat Berqurban dan Berbagi
- Niatkan qurban hanya karena Allah, bukan karena ingin dipuji.
- Ajak keluarga dan teman untuk ikut serta dalam kegiatan qurban.
- Catat pengalaman qurban kalian dan bagikan kisah inspiratif di Rumah Anak Bisa.
- Jangan lupa bersyukur atas nikmat Allah, sekecil apapun itu.
- Gunakan tagar #RumahAnakBisa dan #SobatRAB saat berbagi cerita kebaikan!
Kesimpulan
Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga tentang meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS, berbagi dengan sesama, dan mempererat persaudaraan. Anak-anak #RumahAnakBisa dan #SobatRAB, yuk semangat belajar dan beramal lewat qurban! Jadikan momen Idul Adha sebagai waktu terbaik untuk berbuat baik, saling berbagi, dan menumbuhkan rasa syukur dalam hati.
Semoga Allah menerima amal qurban kita dan menjadikan kita anak-anak yang sholeh dan sholehah, penuh kasih sayang dan kepedulian. Aamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Artikel ini disusun berdasarkan Al-Qur’an, hadits, dan penjelasan para ulama, serta ditujukan untuk memotivasi anak-anak Rumah Anak Bisa dan #SobatRAB agar mengenal hewan qurban dan cara pembagiannya sesuai syariat Islam.