5 Kesalahan Yang Harus Dihindari Orangtua Saat Anak Berpuasa

Mengajarkan anak untuk berpuasa diusianya yang terbilang sangat dini, menjadi solusi atau cara yang baik untuk membiasakan si kecil untuk berpuasa kelak ketika ia beranjak dewasa.

Dan tak kala penting juga ketika anak berpuasa anda juga diharapkan untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan di bulan ramadhan.

Selain itu, mengisi kegiatan yang menyenangkan di tengah puasa juga sanagat penting supaya anak tidak mudah bosan dan teringat dengan rasa lapar. Tapi tahu tidak bahwa ada beberapa hal loh, yang perlu anda hindarkan dalam mengajarkan anak berpuasa.

Apa saja itu mari simak dibawah sini:

  1. Menangis membatalkan puasa
    Hal ini pasti sering anda dengar bukan? bahwa ada beberapa orangtua yang mengajarkan pada anaknya bahwa menangis dapat membatalkan puasa.

    Perlu diketahui, bahwa tidak ada satu ayat dan hadits pun yang menjelaskan jika mengangis dapat membatalkan puasa. Kecuali, jika si kecil menangis dan segaja menelan air matanya.

  2. mengharuskan anak untuk berpuasa sehari penuh
    mengajarkan anak berpuasa bukanlah hal yang salah, namun jika anda terlalu memaksakan si kecil untuk berpuasa sehari penuh itu juga tidak dibenarkan. kenapa? karena di usia anak yang masih kecil dan belum baligh berpuasa penuh bukanlah hal yang sangat diwajibkan.

    Alangkah baiknya jika anda mengajarkan puasa pada si kecil secara perlahan, misalnya mulai dari puasa setengah hari, jika anak sudah dirasa sudah mampu dan siap untuk berpuasa maka lanjutkan untuk berpuasa satu hari penuh.

    Ingat dalam hal ini bukan berarti si kecil tidak boleh puasa, tapi anda lebih melatih kemampuan diri si kecil untuk berpuasa.

  3. Membiarkan si kecil tidak sholat di bulan puasa
    Ada sebagian orangtua ketika di bulan puasa hanya fokus menjelaskan apa itu dan manfaat puasa pada si kecil tapi lupa fokus pada sholat lima waktu anak.

    Padahal, sholat lima waktu bukan hanya dikerjakan di bulan puasa saja namun di hari-hari biasapun sangat wajib untuk mengerjakannya.

  4. Anak sakit harus tetap puasa
    Ketika anak merasa bahwa tubuhnya sedang tidak baik-baik saja, janganlah anda terlalu memaksakan si kecil untuk berpuasa. Karena dalam agama islam tidak diwajibkan untuk orang sakit yang sedang berpuasa.

    Tapi bagi seseorang yang sudah baligh maka sangatlah wajib baginya untuk menggati di lain hari.

  5. Terlalu berekpektasi tinggi
    Berekspetasi terlalu tinggi pada anak justru akan membuat dirinya merasa tertekan. Anda sebagai orangtua harusnya bersikap wajar dengan kemampuan yang dimiliki si kecil dan si kecil butuh waktu untuk melakukannya secara bertahap.

    Jangan terlalu memaksa si kecil untuk berpuasa penuh karena itu justru membuat si kecil merasa bahwa puasa itu hal yang memberatkan baginya.

Sekian, semoga bermanfaat dan di bulan suci ini si kecil dapat menjalani dan menikmati puasanya.